Minggu, 15 Desember 2019

I'jaz Surat Al-Fajr #3

'Ad, Inisiator Bangunan Tinggi Pertama


اَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍۖ ٦ اِرَمَ ذَاتِ الْعِمَادِۖ ٧ الَّتِيْ لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِى الْبِلَادِۖ ٨
6) Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) ‘Ad?. 7) (yaitu) penduduk Iram (ibukota kaum ‘Ad) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi. 8) yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu di negeri-negeri lain.
           

Tafsir Al-Qur’an Al-‘Adhim bisa menjadi kitab tafsir yang recomended untuk melacak kisah kaum terdahulu, di dalamnya banyak perbandingan pendapat untuk dijadikan pertimbangan, lebih lagi pendapat tersebut selalu lengkap dengan riwayat yang dapat dilacak sumbernya.
            Kaum ‘Ad adalah anak keturunan dari Sam bin Nuh As, kaum ini menempati sebuah kota masalalu yang disebut juga dalam al-Qur’an, Iram, kota ini sekarang terletak secara geografis di Yaman bagian selatan. Pada tahun 1932, para arkeolog sudah memulai usahanya untuk mencari kebenaran legenda Arab tentang kaum masalalu, salah satunya adalah ‘Ad.
Pada awal 1990, muncul siaran pers di koran-koran terkenal di dunia yang menyatakan “Fabled Lost Arabian city found”, “Arabian city of Legend found”, “The Atlantis of the Sands, Ubar. ("Kota Arab yang Hilang Telah Ditemukan", "Kota Legenda Arab telah ditemukan", "Atlantis Padang Pasir, Ubar"). Sesuatu yang membuat temuan arkeologis ini lebih menarik adalah fakta bahwa kota ini juga disebut dalam Al-Qur'an. Banyak orang yang, sejak itu, berpikir bahwa Kaum ‘Ad yang diceritakan dalam Al-Qur'an adalah legenda atau bahwa lokasi mereka tidak pernah dapat ditemukan. Penemuan kota ini, yang hanya disebutkan dalam cerita lisan orang Badui, membangkitkan minat dan keingintahuan yang besar.
Adalah Nicholas Clapp, seorang arkeolog, yang menemukan kota legendaris ini yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Menjadi seorang Arabofil (Ing: Arabophile, Orang yang cenderung mempelajari orang Arab atau tradisi Arab) dan menjadi pemenang dalam ajang pembuatan film dokumenter, Clapp telah membuat sebuah buku yang sangat menarik selama penelitiannya tentang sejarah Arab. Buku ini adalah Arabia Felix yang ditulis oleh peneliti Inggris Bertram Thomas pada tahun 1932. Arabia Felix adalah sebutan Romawi untuk bagian selatan Semenanjung Arab yang sekarang termasuk Yaman dan sebagian besar Oman. Orang Yunani menyebut daerah ini "Eudaimon Arabia" dan para sarjana Arab abad pertengahan menyebutnya "Al-Yaman as-Saida".


Al-Qur’an sendiri menyebutkan bahwa Kota Iram memiliki banyak bangunan-bangunan tinggi, firman-Nya:
 اِرَمَ ذَاتِ الْعِمَادِۖ ٧
“7) (yaitu) penduduk Iram (ibukota kaum ‘Ad) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi.”
karakteristik kaum ‘Ad ini juga dijelaskan dalam surat lain, seperti firman-Nya dalam surat Asy-Syu’ara:

كَذَّبَتْ عَادُ ِۨالْمُرْسَلِيْنَ ۖ ٢٣ اِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ هُوْدٌ اَلَا تَتَّقُوْنَ ۚ ٢٤ اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ ۙ ٢٥ فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ ۚ ٢٦ وَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍۚ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۗ ٢٧ اَتَبْنُوْنَ بِكُلِّ رِيْعٍ اٰيَةً تَعْبَثُوْنَ ۙ ٢٨ وَتَتَّخِذُوْنَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُوْنَۚ ٢٩

(123) (Kaum) ‘Ad telah mendustakan para rasul. (124) Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa? (125) Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, (126)  karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (127) Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam. (128) Apakah kamu mendirikan istana-istana pada setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati, (129) dan kamu membuat benteng-benteng dengan harapan kamu hidup kekal?
dua surat pembahasan di atas secara singkat menjelaskan bahwa Kaum ‘Ad adalah kaum yang memiliki ciri khas membangun bangunan tinggi di tempat-tempat yang tinggi, seperti benteng dan menara, akan tetapi bangunan ini tidak ditempati. Dengan kemegahan bangunan yang mereka miliki tentu mempunyai nilai arsitektur yang tinggi, hingga tidak heran al-Qur’an memuji mereka, firman-Nya:

الَّتِيْ لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِى الْبِلَادِۖ ٨

8) yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu di negeri-negeri lain.
apakah dengan adanya ayat tersebut menunjukkan bahwa model bangunan yang diinisiasi oleh orang ‘Ad adalah arsitektur bangunan tinggi pertama pertama kali di dunia?.

Pembahasan tentang Kaum 'Ad dan Nabi Hud As akan dibahas pada bagian #4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar